Oktober 24, 2026

DPRD Provinsi Lampung Apresiasi Komitmen PLTU Tarahan Pelestarian Lingkungan Dengan Menanam 100.000 Mangroves

0
Putih dan Biru Modern Ulang Tahun Cerita Instagram_20261024_131441_0000

BICARALAMPUNG, BANDARLAMPUNG – Upaya pelestarian lingkungan pesisir yang dilakukan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Tarahan mendapat apresiasi. Keterlibatan PLTU Tarahan dalam kegiatan penanaman mangrove dinilai menjadi langkah positif untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

 

Apresiasi tersebut sejalan dengan pentingnya peran dunia usaha dalam menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap abrasi, kerusakan habitat, serta dampak perubahan iklim.

 

PLN Nusantara Power UP Tarahan diketahui turut berpartisipasi dalam program Road to 100,000 Mangroves yang dilaksanakan di Marines Eco Park, Kabupaten Pesawaran. Program kolaboratif ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan, dengan capaian penanaman lebih dari 75.000 pohon mangrove dan target mencapai 100.000 pohon pada tahun mendatang.

 

Penanaman mangrove memiliki manfaat ekologis yang penting. Selain membantu menahan abrasi pantai, mangrove berfungsi sebagai habitat berbagai biota laut, mendukung keberlangsungan sumber daya perikanan, serta menyerap dan menyimpan karbon.

 

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni menilai bahwa kegiatan pelestarian lingkungan seperti ini perlu terus didorong agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

Keterlibatan perusahaan dalam program penghijauan pesisir juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya untuk berkontribusi secara nyata dalam menjaga lingkungan hidup.

 

Ke depan, keberhasilan program penanaman mangrove tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat keberhasilan tumbuh, pemeliharaan, serta keberlanjutan ekosistem yang terbentuk.

 

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, perusahaan, komunitas lingkungan, dan masyarakat menjadi faktor penting agar upaya rehabilitasi mangrove dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kawasan pesisir Lampung semakin terlindungi, keanekaragaman hayati tetap terjaga, serta masyarakat pesisir dapat merasakan manfaat lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *